Pamengpeuk, kabupaten Bandung – Lapangan Sindangreret, Pamengpeuk, Kabupaten Bandung, Sabtu (30/8/2025), menjadi lautan kebersamaan. Di bawah langit biru, ribuan masyarakat berkumpul mengikuti acara sosial akbar yang digelar oleh ASBI Foundation (Aksi Senyum Bersama Indonesia). Yang membedakan, kegiatan megah ini berdiri tegak tanpa bantuan dana pemerintah daerah.
Adalah H. Agus Darmawan, S.ST.Par, atau yang akrab disapa Kang Danu, sosok di balik semangat besar ini. Sebagai founder ASBI Foundation, ia menegaskan bahwa kegiatan sosial bukan soal siapa yang memberi anggaran, melainkan tentang siapa yang mau bergerak.
“Kami percaya, kebaikan tidak boleh menunggu. ASBI lahir dari hati yang ingin berbagi. Alhamdulillah, meski tanpa dukungan finansial dari pemerintah, dengan kebersamaan, sponsor, serta relawan, acara ini bisa terlaksana dengan meriah dan penuh manfaat,” ujar Kang Danu saat ditemui di sela acara.
Khitan Massal dan Santunan Yatim: Wajah Tulus Kepedulian

Sejak pagi, puluhan anak sudah bersiap mengikuti khitan massal yang dipimpin dr. Irwan bersama tim medis. Walau ada tangis kecil, sorakan semangat dari panitia dan hadiah yang diberikan membuat wajah mereka kembali ceria.
Tak jauh dari lokasi itu, santunan untuk anak yatim berlangsung penuh haru. Anak-anak menerima bantuan sembari tersenyum, sementara para relawan tampak sibuk memastikan semua berjalan tertib.
“Inilah momen yang membuat lelah kami terbayar. Melihat anak-anak bahagia adalah kebahagiaan terbesar,” tutur Kang Danu dengan mata berkaca-kaca.
Tabligh Akbar dan Cek Kesehatan Gratis

Ribuan jamaah larut dalam tabligh akbar yang disampaikan Ustadz Ucu Najmudin. Pesan tentang pentingnya peduli terhadap sesama menjadi titik refleksi yang menguatkan makna acara.
Sementara itu, layanan kesehatan gratis dari Puskesmas Pamengpeuk dipadati warga yang ingin memeriksakan diri. Layanan ini disambut antusias, terutama oleh warga lanjut usia yang jarang mendapat akses pemeriksaan medis tanpa biaya.
UMKM Lokal Bangkit: Bazar PPKM

Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya *Bazar UMKM yang digerakkan Paguyuban Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM)*. Dari makanan khas Sunda, minuman herbal, kerajinan tangan, hingga busana lokal, semua mendapat tempat.
Bagi para pelaku usaha kecil, momen ini lebih dari sekadar berjualan. “Kami bangga bisa terlibat. Selain menambah pemasukan, kami bisa memperkenalkan produk kami kepada masyarakat lebih luas. Terima kasih ASBI,” kata salah satu anggota PPKM dengan penuh syukur.
Sinergi Sponsor dan Komunitas

Kegiatan ini sukses berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya:
* Rumah Yatim Bandung yang turut memberi santunan.
* Bang Jago (Niko) sebagai Dewan Pengawas ASBI yang berperan besar dalam keberhasilan acara.
* Nasyid Yayasan Al Marwah, Nasyid Modern Nahawan Voice, serta Marching Band Al Marwah yang menyemarakkan panggung.
* Pencak Silat Putra Pusaka Sunda dengan atraksi budaya.
* Carissa Clinic Banjaran sebagai mitra medis.
* Asep Sound dan NF Production 10 yang menata panggung dan suara profesional.
* PT RRI sebagai media partner.
* Rumah Jahit Reydsta dan Trijangkar Jearsy untuk kebutuhan pakaian acara.
* Karang Taruna RW 08 Desa Sukasari sebagai penggerak lokal.
Pesan Kang Danu: Kebaikan Itu Menular

Di penghujung acara, Kang Danu kembali menegaskan misi ASBI Foundation.
“Kegiatan ini bukan tentang besar atau kecilnya dana, tetapi tentang kemauan untuk berbagi. Saya percaya kebaikan itu menular. Jika satu orang tersenyum karena kita, insyaAllah senyum itu akan menyebar. Inilah alasan kami memilih nama ‘Aksi Senyum Bersama Indonesia’,” jelasnya.
Ia menambahkan, ASBI Foundation akan terus melanjutkan program sosial secara berkelanjutan. “Hari ini adalah bukti. Besok, kita akan terus melangkah lebih jauh. Karena ASBI bukan milik saya, tapi milik masyarakat yang peduli,” pungkas Kang Danu.
—
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, ASBI Foundation telah membuktikan bahwa solidaritas masyarakat, sponsor, dan relawan mampu menggantikan peran besar yang sering diharapkan dari pemerintah. Dan di balik semua itu, sosok Kang Danu berdiri tegak sebagai pengingat: kebaikan akan selalu menemukan jalannya.



























